Analisis Nilai Tambah Tape Ubi Jalar Ungu pada Agroindustri Tape 25 Bondowoso

Authors

Keywords:

added value, purple sweet potato tape, R/C ratio

Abstract

In developing agricultural-based businesses, such as agribusiness and agro-industry, the agricultural sector can serve as a basis for the growth of other rural economic activities. Sweet potato purple is an agricultural commodity that is widely processed into products. Purple sweet potato tape is the latest innovation in the Bondowoso area. The resilience of the "Tape 25" agro-industry in running its business is to create a breakthrough by creating processed tape products made from purple sweet potatoes. The purpose was to determine the feasibility of the business and the added value of the purple sweet potato tape-making process in the "Tape 25" in Bondowoso. It was carried out in January of this year. The sampling technique uses purposive sampling. The respondents of this study were Bondowoso tape entrepreneurs. This method uses a descriptive and quantitative approach to data collection, namely participation, interviews, and documentation, which are primary and secondary data sources. The research variables analyze the added value of purple sweet potato tape. Data analysis techniques to test business feasibility are the R/C Ratio and using the Hayami formula and table to determine added value.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alim, Z., Aji, J. M. M., & Mustapit. (2019). Analisis Rantai Pasokan (Supply Chain) Ubi Kayu (Manihot Utilissima) Di Kecamatan Wringin Kabupaten Bondowoso. 3, 252.

Baihaqi, B., Windayani, W., & Bahar, H. (2024). Analisis Nilai TambahPengolahan Ubi Kayu (Manihot esculenta) menjadi Keripik Ubi Kayu. Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian, 6(1), 5. https://doi.org/10.35308

BPS. (2024). Badan Pusat Statistik Kabupaten BondowosoDalam Angka 2019-2024.

Brilliantina, A., & Istiqomah, N. (2021). Strategi Pengembangan Industri berbasis Ubi Jalar Ungu dengan Metode SWOT dan ANP di Kabupaten Bondowoso. Jurnal Ilmiah Inovasi, 21(1), 13–17. https://doi.org/10.25047/jii.v21i1.2628

Faliha, S., Purwandari, I., Kurniawati, F., & Kifli, F. W. (2022). Analisis Nilai Tambah dan Efisiensi Agroindustri Gula Aren di Desa Gonoharjo Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Agrifitia : Journal of Agribusiness Plantation, 2(1), 42–50.

Harahap, S. H., & Aulia, D. (2022). Analisa Kelayakan Usaha Budidaya Udang Vaname (Cetakan Pe, Issue December). Ahlimedia Press.

Kaidah, N., Sunaryo, Y., & Dwirayani, D. D. (2022). Analisis Laba dan Kelayakan Usaha Pada Home Industry Tape Ketan (Kasus di Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang Kabupaten Cirebon). Agri Wiralodra, 14(2), 43–51. https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v14i2.52

Marhamah, M., & Aji, J. M. M. (2023). Nilai Tambah Dan Pemasaran Produk Olahan Tape Pada Agroindustri Raja Tape 31 Di Kabupaten Bondowoso. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 9(2), 1551. https://doi.org/10.25157/ma.v9i2.9881

Qomariyah, R., & Kuntadi, E. B. (2018). Analisis Nilai Tambah dan Strategi Pengembangan Produk Mie Ubi Jalar Ungu pada Agroindustri UD. Nula Abadi. Pembangunan Pertanian Dan Peran Pendidikan Tinggi Agribisnis: Peluang & Tantangan Di Era Industri 4.0, November, 108–109.

Sa'adah, W. (2021). Analisis Nilai Tambah Pengolahan Ikan Mujair Menjadi Ikan Asin Di Desa Weduni Kecamatan Deket Kabupaten Lamongan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(1), 466. https://doi.org/10.25157/ma.v7i1.4709

Sanjaya, B., Ginting, R., & Effendi, I. (2019). Identifikasi Potensi Pengembangan Dan Kelayakan Usaha Komoditi Buah-Buahan Unggulan Agribisnis Di Kota Binjai. Agrisains: Jurnal Ilmiah Magister Agribisnis, 1(2), 109–118.

Simbolon, F. (2019). Nilai Tambah dan Kelayakan Pengolahan Ubi Jalar Menjadi Cakar Ayam (Studi Kasus Kecamatan Perbaungan Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai). Musamus Journal of Agribusiness, 2(1), 38–47.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suharyon, S., & Edi, S. (2020). Potensi dan Peluang Pengembangan Komoditas Ubi Jalar Di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 4(2), 777–785. https://doi.org/10.22437

Syarfaini, S., Satrianegara, M. F., & Syamsul, A. (2017). Analisis Kandungan Zat Gizi Biskuit. Al-Sihah:Public Sicience Journal, 9(2), 138–153. https://doi.org/10.24252

Wati, A., & Fadhiela ND, K. (2022). Analisis Nilai Tambah Ubi Kayu Menjadi Tape Ubi di Desa Fajar Harapan Kecamatan Kluet Utara Kabupaten Aceh Selatan (Studi Kasus pada UD Bu Asni). JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 7(3), 72. https://doi.org/10.37149/jia.v7i3.24501

Wijaya, W., Juleha, J., & Anggraeni, A. S. (2022). Analisis Nilai Tambah Dan Risiko Industri Rumah Tangga Tape Ketan Bakung Lor Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Paradigma Agribisnis, 4(2), 43. https://doi.org/10.33603/jpa.v4i2.6787

Published

2024-12-21

How to Cite

Rahmatillah, E. R., Sulistyaningsih, S., & Yekti, G. I. A. (2024). Analisis Nilai Tambah Tape Ubi Jalar Ungu pada Agroindustri Tape 25 Bondowoso. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(5), 509–513. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i5.1533

Issue

Section

Articles