Keuntungan Usaha Ternak Sapi Bali dan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Sentra Pengembangan Kabupaten Konawe Selatan

Authors

  • Gerhana
    Program Magister Ilmu Ekonomi Pertanian Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB University https://orcid.org/0009-0008-9550-5568
  • Wiwiek Rindayati
    Departemen Ilmu Ekonomi FEM IPB University
  • Dominicus Savio Priyarsono
    Departemen Ilmu Ekonomi FEM IPB University

Keywords:

agriculture, bali cattle, economy, profitability

Abstract

The economic growth of the agricultural sector, particularly the Bali cattle farming subsector, plays a significant role in improving both regional and farmer-level economies, as evidenced by the profits gained from cattle farming. This study aims to analyze the profitability of Bali cattle farming and assess the economic growth of the agricultural sector in the Bali cattle development centers of South Konawe Regency. The research was conducted from June to August 2024. The study location was determined using purposive sampling, focusing on the South Konawe Regency in four priority subdistricts for Bali cattle development: Baito, Palangga, Buke, and Tinanggea, with 120 Bali cattle farmers as respondents. Primary data were collected directly from farmers through questionnaires and Focus Group Discussions (FGDs) involving local government officials, livestock extension workers, Bali cattle farmers, and academics. The primary data variables include farmer characteristics and production factors in Bali cattle farming, encompassing the inputs and outputs used. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS), the Department of Livestock and Animal Health (PKH), agricultural extension offices (BPP), the Regional Development Planning Agency (DDP), and other relevant sources. The Policy Analysis Matrix (PAM) was used to analyze the profitability of Bali cattle farming, while economic growth in the agricultural sector was assessed using Location Quotient (LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), Shift Share (SS), and Klassen Typology (KTK) analyses. The PAM analysis results indicate that Bali cattle farming yields a private profit of IDR 1,614,465 per head per year and a social profit of IDR 6,806,079 per year, demonstrating efficiency and viability. The LQ, DLQ, and SS analysis results reveal that the agricultural sector exhibits economic growth with an LQ value of 1.03, DLQ value of 1.17, and SS values (Rij 0.16, Ri 0.16, Ra 0.16, PBij 332.76, PNij 341.70, PPij 15.10, PPWij 6.16). These findings indicate that the sector is a competitive, prospective, and leading base sector, although its growth is relatively slow. Therefore, the government is encouraged to pay attention to and support future policies by considering the contribution of agricultural sector growth and assisting Bali cattle farmers in maintaining profitability in their farming activities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Z. (2015). Aplikasi analisis shift share pada transformasi sektor pertanian dalam perekonomian wilayah di Sulawesi Tenggara. Informatika Pertanian, 24(2), 165–178. https://media.neliti.com/media/publications/65001-ID-none.pdf

Akhsan, F. (2023). Analisis kontribusi sub sektor peternakan terhadap produk domestik bruto di Kabupaten Barru. Economics and Digital Business Review, 4(1), 668-677. https://doi.org/10.37531/ecotal.v4i1.553

Arafat, L., Rindayati, W., & Sahara. (2018). Faktor-faktor yang memengaruhi indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Tengah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, 7(2), 140-158.https://dx.doi.org/10.29244/jekp.7.2.2018.140-158

Bappenas. (2020). Skema triple helix Bappenas-Universitas Sam Ratulangi untuk tingkatkan produksi sapi dan ketahanan pangan. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta. https://www.bappenas.go.id/id/berita/skema-triple-helix-bappenas-universitas-sam-ratulangi-untuk-tingkatkan-produksi-sapi-dan-ketahanan-pangan

BPS. (2018–2022). Populasi sapi potong menurut provinsi. Kendari. (ID).

BPS. (2024). Sulawesi Tenggara dalam angka. Kendari. (ID).

Christiawan, D. (2024). Pengukuran daya saing Kabupaten Blora dengan Analisis Location Quotient dan Shift Share. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(02), 126-137. https://doi.org/10.56127/jukim.v3i02.1463

Damanik, D. (2022). Convergence analysis of economic growth on Sumatra Island. In Proceeding of The International Conference on Economics and Business, 1(2), 406-417. https://doi.org/10.55606/iceb.v1i2.192

Darma, D. C., Haryadi, & Umiyati, E. (2015). Potensi sektor perekonomian di Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 2(4), 173-180. https://doi.org/10.22437/ppd.v2i4.2613

Darmadji, Kiyono, Suwarta, & Hanafie, R. S. D. (2023). Analisis sektor-sektor ekonomi unggulan dalam mendukung perekonomian nasional.Prosidia Widya Saintek, 2(2), 97-106. https://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/pws/article/view/4936

Disnak (2023). Capaian kinerja peternakan Sultra tumbuh positif. Dinas Peternakan. Pemerintah Sulawesi Tenggara. Kendari. (ID).

Ditjen, PKH. (2023). Fokus hilir volume 2/2023. Warta keswan volume 27 edisi Desember 2023.Buku statistik peternakan dan kesehatan hewan tahun 2023. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta. (ID).

Ernita, D., & Harahap, E. F. (2024). Pengaruh sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor jasa pendidikan, sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial, terhadap PDRB ADHK Kabupaten Kerinci tahun 2013–2022. Jurnal EMT KITA, 8(1), 49–55. https://doi.org/10.35870/emt.v8i1.1841

FAO. (2019). Poultry sector Ethiopia. FAO animal production and health livestock country review No. 11. Rome. https://openknowledge.fao.org/server/api/core/bitstreams/eb7f69d5-57e6-465b-8846-4f950620e4ae/content

Ibrahim, I., Supamri, S., & Zainal, Z. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan peternak sapi potong di Kecamatan Lampasio Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 13(3), 307–315. https://doi.org/10.19184/jsep.v13i3.18446

Jumiyanti, K. R. (2018). Analisis location quotient dalam penentuan sektor basis dan non basis di Kabupaten Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 29–43. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.112

Kementan. (2016). Penetapan Kabupaten Konawe Selatan sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali. Kementerian Pertanian. Jakarta. (ID).

Kementan. (2019). Pembangunan sistem agribisnis sebagai penggerak ekonomi nasional. Kementerian Pertanian. Jakarta. (ID).

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. (2022). Nomor HM.4.6/207/SET.M.EKON.3/4/2022 tentang dukungan bagi korporasi peternakan terintegrasi model klaster untuk gerakkan ekonomi pedesaan. Jakarta. https://www.ekon.go.id/publikasi.

Keputusan Menteri Pertanian. (2010). Nomor 325/Kpts/OT.140/2010 tentang penetapan rumpun sapi Bali. Jakarta. (ID).

Lantemona, A., Kalangi, J. B., & Naukoko, A. (2014). Analisis penentuan Kota Manado sektor unggulan perekonomian. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 14(3), 15–29. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/download/5459/4966

Mangilaleng, E. J., Rotinsulu, D., & Rompas, W. (2015). Analisis sektor unggulan Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 15(4), 193–205. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jbie/article/view/9482

Moedjiono, E. J., Londa, A. T., & Tumangkeng, S. Y. (2021). Analisis sektor ekonomi unggulan bagi pertumbuhan ekonomi di Kota Bitung. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 21(4). https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/jbie/article/view/36446

Nurmalina, R., Sarianti, T., & Karyadi, A. (2023). Studi kelayakan bisnis. IPB Press. (ID).

Pearson, S., Gostsch, C., & Bahri, S. (2005). Aplikasi policy analysis matrix pada pertanian Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. (ID).

Prabawa, B. A. T. (2020). Hubungan strategi komunikasi penyuluhan pertanian dengan perilaku petani jahe. Nilacakra.

Pribadi, Y., & Nurbiyanto. (2021). Pengukuran daya saing Kabupaten Lampung Tengah: Metode location quotient dan shift-share analysis. Inovasi Pembangunan: Jurnal Kelitbangan, 9(3), 299–310. https://doi.org/10.35450/jip.v9i03.264

Purnomo, S. H., Sari, A. I., Emawati, S., & Rahayu, E. T. (2022). Analysis of livestock resources potential for the development of beef cattle in Mojogedang Sub-district, Karanganyar Regency. International Conference on Environmentally Sustainable Animal Industry, 28, 446–454. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-116-6

Priyarsono, D. S. (2017). Membangun dari pinggiran: Tinjauan dari perspektif ilmu ekonomi regional. Journal of Regional and Rural Development Planning, 1(1), 42-52. http://dx.doi.org/10.29244/jp2wd.2017.1.1.42-52

Razak, N. R., Burhanuddin, & Armayanti, A. K. (2021). Analisa usaha dan strategi pengembangan usaha ternak sapi potong (studi kasus) Desa Patalassang Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai. Jurnal Agrominansia, 6(1), 10–28. https://doi.org/10.34003/271866

Rijal, F. (2023). Pertumbuhan dan daya saing sektor pertanian Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2020 (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). (ID).

Sapriadi, S., & Hasbiullah, H. (2015). Analisis penentuan sektor unggulan perekonomian Kabupaten Bulukumba. Jurnal Iqtisaduna, 1(1), 53–71. https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v1i1.1155

Saputra, Y. J., Ahmad, S., & Satyadharma, M. (2023). Pengaruh kualitas jasa layanan terminal pelabuhan terhadap kepuasan penumpang kapal feri di Pelabuhan Penyeberangan Baubau. Wawasan: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan, 1(3), 204–217. https://doi.org/10.58192/wawasan.v1i3.1082

Setiawan, E., Hartoyo, S., Sinaga, B. M., & Hutagaol, M. P. (2017). Impacts of rice input, output, and trade policies on staple food diversification. Jurnal Agro Ekonomi, 34(2), 81. https://doi.org/10.21082/jae.v34n2.2016.81-104

Sihombing, M. (2019). Aplikasi teknologi nanopartikel perak (AgNPs) dalam air minum dan bentuk kabut terhadap kadar amonia ekskreta broiler. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 17(2). https://doi.org/10.29244/jintp.17.2.26-31

Sofi, I. (2020). Analisis sektor unggulan Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2015-2019. Jurnal Anggaran dan Keuangan Negara Indonesia (Akurasi), 2(2), 112–130. https://anggaran.e-journal.id/akurasi

Sudirman, Hartono, B., Subagiyo, I., & Nugroho, B. A. (2018). Analysis of domestic resources cost based on farm typology of Bali cattle in Plampang Sumbawa Regency, West Nusa Tenggara. Tropical Animal Science Journal, 41(3), 224–233. https://doi.org/10.5398/tasj.2018.41.3.22

Susanti, Y., Priyarsono, D. S., & Mulatsih, S. (2014). Pengembangan peternakan sapi potong untuk peningkatan perekonomian Provinsi Jawa Tengah: Suatu pendekatan perencanaan wilayah. Journal of Indonesian Agribusiness, 2(2), 73236.http://dx.doi.org/10.29244/jai.2014.2.2.177-190

SyuhadaL. O. M. T., RindayatiW., & JuandaB. (2023). Keterkaitan Belanja Pemerintah terhadap PDRB Perkapita Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara. Journal of Regional and Rural Development Planning (Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah Dan Perdesaan), 7(2), 250-262. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2023.7.2.250-262

Taniu, S., Yakup, A. P., & Novriansyah, M. A. (2020). Analisis shift share untuk menentukan kinerja sektoral perekonomian daerah Gorontalo. Gorontalo Development Review, 3(2), 102. http://dx.doi.org/10.32662/golder.v3i2.1088

Widianingrum, D. C., & Septio, R. W. (2023). Peran peternakan dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia: Kondisi, potensi, dan peluang pengembangan. National Multidisciplinary Sciences, 2(3), 285–291. https://doi.org/10.32528/nms.v2i3.298

Widiawati, R. (2023). Analisis subsektor pertanian unggulan di Kabupaten Way Kanan Provinsi Lampung (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). (ID).

Yunianto, D. (2021). Analisis pertumbuhan dan kepadatan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi. Forum Ekonomi, 23(4), 687–699. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/FORUMEKONOMI

Published

2024-12-21

How to Cite

Gerhana, G., Rindayati, W., & Priyarsono, D. S. (2024). Keuntungan Usaha Ternak Sapi Bali dan Pertumbuhan Ekonomi Sektor Pertanian di Sentra Pengembangan Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(5), 444–455. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i5.1567

Issue

Section

Articles