Faktor Kebertahanan Rumah Lanting di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir
Authors
-
Eka Febriyani
Universitas Diponegoro
Keywords:
economy, lanting, lanting residents, survival factorsAbstract
A lanting house is a traditional wooden structure built above water, serving as a residence for its inhabitants who carry out daily activities within it. Living in a lanting house involves several risks related to health, safety, and security. This study aims to identify the economic factors that support the resilience of Lanting House residents along the Kapuas River in Kapuas Kanan Hilir, Sintang Village. The research was conducted in 2023 using a qualitative descriptive approach with the interactive analysis model of Miles and Huberman. Data were collected through purposive sampling of 15 residents and two key informants, employing in-depth interviews, observation, and documentation. The findings indicate that economic survival factors include the suitability of livelihood, sufficient income, affordability of living costs, and length of residence. These factors contribute significantly to why most residents continue to live in lanting houses despite the associated risks. This study offers a contextual understanding of the economic resilience of riverbank communities, which can inform local policy and spatial planning based on local knowledge and insights.
Downloads
Download data is not yet available.References
Abriazizu, M. R., Budhi, S., & Hakim, A. R. (2025). Huma : Jurnal Sosiologi Huma : Jurnal Sosiologi. 4, 118–130. https://doi.org/10.20527/h-js.v2i4.174
Ardianti, F., Praptantya, D. B., & Hasanah. (2021). Rumah Lanting di Sungai Sambas Desa Sumber Harapan Kecamatan Sambas Kalimantan Barat (Etnografi Budaya Sungai). Jurnal Antropologi, 2(1), 31–47. https://doi.org/10.26418/balale.v2i1.46311
Arisona, S., Elvira, -, & Rustamaji, -. (2018). Penataan Kawasan Tepi Sungai Di Kota Sintang Dari Perspektif Senentang. Jurnal Teknik Sipil, 18(1), 1–15. https://doi.org/10.26418/jtsft.v18i1.26694
Dony, Heri Susanto, & Melisa Prawitasari. (2024). Sejarah Dan Perkembangan Rumah Lanting Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 1949-2008. Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO, 9(3), 177–187. https://doi.org/10.36709/jpps.v9i3.198
Febriyani, E. (2023). Faktor Kebertahanan Ekonomi Penghuni Rumah Lanting Di Sungai Kapuas Kelurahan Kapuas Kanan Hilir Sintang Kalimantan Barat. Universitas Islam Sultan Agung.
Hadinata, I. Y., & Mentayani, I. (2018). Karakter Arsitektur Tepi Sungai Di Kampung Sasirangan Kota Banjarmasin. Info-Teknik, 19(1), 87. https://doi.org/10.20527/infotek.v19i1.5144
Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. In H. Sazali (Ed.), Wal Ashri Publishing.
Hayati, R. N., Heriyanti, L., & Djakfar, L. (2024). Strategi Bertahan Hidup Keluarga Nelayan Tradisional Di Kelurahan Malabero: Perspektif Sosial-Ekonomi dan Solidaritas Komunitas. Community : Pengawas Dinamika Sosial, 10(2), 242. https://doi.org/10.35308/jcpds.v10i2.9963
Hernovianty, F. R., Yuniarti, E., & Widodo, M. L. (2019). Kajian penataan permukiman tradisional bantaran sungai kapuas di kabupaten sintang. Prosiding Seminar Nasional Infrastruktur Energi Nuklir 2019, 241–248.
Indrasari, M., & Rudiarto, I. (2020). Kemampuan Kebertahanan Masyarakat pada Permukiman Rawan Banjir di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 8(2), 116–129. https://doi.org/10.14710/jwl.8.2.116-129
Lubis, M. S., Hardjoko, T. J., & Susanto, D. (2017). Riverine Culture in Urban Context: Spatial ethnography of urban floating kampung in Tumok Manggis, Sambas City, West Kalimantan. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 2(5), 247. https://doi.org/10.21834/e-bpj.v2i5.666
Naing, N. (2023). Rumah Mengapung Suku Bugis. Nuansa Cendikia.
Nindito, D. A. (2024). Bentuk dan Fungsi Spasial Rumah di Permukiman Tepian Sungai Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu Dan Pendidikan Geografi, 8(2), 170–179. https://doi.org/10.29408/geodika.v8i2.27201
Norjani. (2021). KSOP Sampit selidiki insiden tongkang bauksit serempet lanting warga. AntaraKalteng. https://kalteng.antaranews.com/berita/529473/ksop-sampit-selidiki-insiden-tongkang-bauksit-serempet-lanting-warga
Novrianti, N. (2016). Pengaruh Aktivitas Masyarakat di pinggir Sungai (Rumah Terapung) terhadap Pencemaran Lingkungan Sungai Kahayan Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah. Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 1(2), 35–39. https://doi.org/10.33084/mitl.v1i2.144
Nurhidayati, E., & Fariz, T. R. (2020). Kebertahanan Pemukiman Rumah Panggung Di Tepian Sungai Kapuas Pontianak. Mintakat: Jurnal Arsitektur, 21(2), 63–75. https://doi.org/10.26905/mj.v21i2.4090
Rahman, M. A. U. (2014). Pelestarian Rumah Lanting Berlandaskan Budaya Sungai Masyarakat Kota Banjarmasin. E-Journal Graduate Unpar, 1(2), 221–231. http://journal.unpar.ac.id/index.php/unpargraduate/article/view/1054
Republik Indonesia, U. (2011). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2011 Perumahan dan Kawasan Perumahan. UU RI NO 1 TH 2011.
Safriani, T. (2019). Kehidupan Perekonomian Masyarakat Rumah Lanting di Sungai Kahayan. IAIN Palangkaraya.
Saputra, A., Ibrahim, O., & Triyani, T. (2020). Pola Hidup Masyarakat pada Rumah Terapung (Lanting) dalam Memanfaatkan Sungai Sebagai Sarana MCK di Kawasan Pahandut Seberang RT 05 Kota Palangka …. Jurnal Pendidikan Ilmu …, 2020(12), 1–7. http://e-journal.upr.ac.id/index.php/JP-IPS/article/view/1052
Satrio, M. I., & Sukmawati, A. M. (2021). Kebertahanan Masyarakat Pada Permukiman Kumuh Berdasarkan Aspek Sosial Ekonomi Di Kelurahan Salatiga, Kota Salatiga. Desa-Kota, 3(1), 36. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v3i1.43694.36-48
Sugiyono. (2017). Metode penelitian : Kuantitatif, Kualitatif, dan RD (25th ed.). Alfebta.
Sukardi. (2007). Metedologi Penelitian Pendidikan (Kompetensi dan Praktinya) (4th ed.). PT Bumi Aksara.
Yastri, M. J., Astuti, W., & Putri, R. A. (2022). Kebertahanan fisik Kampung Beting sebagai kawasan permukiman waterfront heritage. Region : Jurnal Pembangunan Wilayah Dan Perencanaan Partisipatif, 17(1), 199. https://doi.org/10.20961/region.v17i1.33390
Zain, Z., & Putro, J. D. (2019). Pola Pemanfaatan Ruang Rumah Lanting Pada Pinggiran Sungai Kapuas Pendahuluan. Tesa Arsitektur, 17, 22–32. https://doi.org/10.24167/tesa.v17i1.1923
Published
2025-07-31How to Cite
Febriyani, E. (2025). Faktor Kebertahanan Rumah Lanting di Kelurahan Kapuas Kanan Hilir. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 10(3), 323–332. https://doi.org/10.37149/jimdp.v10i3.2021Issue
Section
ArticlesDigital Object Identifierhttps://doi.org/10.37149/jimdp.v10i3.2021Copyright & LicensingCopyright (c) 2025 Eka Febriyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution (CC-BY-SA) 4.0 License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work’s authorship initial publication in this journal.
Make a Submission
Sinta IF
MENU
Keywords
Information
-
Publisher
Published by Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo
© JIMDP, e-ISSN: 2527-2748 | DOI: Prefix 10.33772 and 10.37149 by Crossref
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

