Analisis Penguasaan Lahan Petani Sawah Urban dan Keberlanjutan Pertanian Secara Ekologi

Authors

  • Nurdin Mappa
    Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Saleh Molla
    Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Ardi Rumallang
    Universitas Muhammadiyah Makassar https://orcid.org/0000-0002-1025-3277

Keywords:

agriculture, land, ownership, sustainability, urban

Abstract

Land tenure for farmers is very urgent because land is one of the natural resources that is a place to do farming. Without farming land, it isn't easy to carry out. Recently, land tenure for farmers has decreased, and some farmers even have almost no land to work on. One of the components of farmers experiencing a land crisis is farmers living in urban areas, especially those living on the city's outskirts. This study aims to analyze land tenure institutions for urban farmers and the ecological sustainability of agriculture in the Bangkala sub-district, Manggala sub-district, Makassar City. This research lasted for three months, from June 2021 to August 2021. This study used 21 rice field farmers as informants, determined by the snowball method. How does one urban farmer know as a paddy rice manager? So far, he knows enough other urban farmers. They provide information on other farmers who can provide data, and so on, until the researcher gets information on 21 people. This method is used because urban farmers are hard to find. The data is in the form of primary data obtained through saturated or in-depth interviews, namely obtaining the same or repeated answers from informants using interview sheets. In contrast, secondary data is obtained through available documents to support this research, and the data analysis technique used is a qualitative descriptive analysis. The results showed that the total land tenure by farmers was 18.13 hectares, all of whom were cultivators with a land tenure system through leasing or sakap. On average, per farmer only controls 0.86 hectares of land per person. The control of paddy fields is getting narrower. Based on this condition, land tenure by urban farmers in Bangkala Village, Manggala District, cannot be expected to support ecologically sustainable agriculture.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Admin. (2023). Sejumlah Milenial di Makassar Kembangkan Usaha Hidroponik di Tengah Pandemi. VOI Sulsel. https://sulsel.voi.id/berita/80671/sejumlah-milenial-di-makassar-kembangkan-usaha-hidroponik-di-tengah-pandem

Ainurrahma, Alfiana, et al. (2018) "Analisis Kesejahteraan Petani: Pola Penguasaan Lahan di Kabupaten Lamongan." Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Pembangunan, vol. 7, no. 2, pp. 102-117, doi:10.29244/jekp.7.2.2018.102-117.

Charina, Anne, et al. (2018). "Faktor-faktor yang Mempengaruhi Petani dalam Menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Sistem Pertanian Organik di Kabupaten Bandung Barat." Jurnal Penyuluhan, vol. 14, no. 1, pp. 68-78, doi:10.25015/penyuluhan.v14i1.16752.

Badan Pusat Statistik Nasional. (2005). Indikator Keluarga Sejahtera, BPs Nasional.

Irawan, Bambang. 2005. "Konversi Lahan Sawah: Potensi Dampak, Pola Pemanfaatannya, dan Faktor Determinan." Forum Penelitian Agro Ekonomi, vol. 23, no. 1, pp. 1-18, doi:10.21082/fae.v23n1.2005.1-18.

Behnassi, M., Draggan, S., Yaya, S. (2011). Global Food Insecurity, Rethinking Agriculture and Rural Development Paradigm and Policy.

Burano, R. S., & Siska, T. Y. (2019). Pengaruh karakteristik petani dengan pendapatan petani padi sawah. Menara Ilmu, 13(10). DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v13i10.1625

Christiawan, P. I. (2019). Tipe Urban Sprawl dan Eksistensi Pertanian di Wilayah Pinggiran Kota Denpasar. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 7(2), 79-89. https://doi.org/10.14710/jwl.72.79-89

Dedy Darmawan Nasution. (2022). Alih Fungsi Lahan Pertanian Tembus 100 Ribu Hektare per Tahun. Republika.Co.Id. https://ekonomi.republika.co.id/berita/rnt9jv490/alih-fungsi-lahan-pertanian-tembus-100-ribu-hektare-per-tahun

Elfin Efendi. (2016). Implementasi Sistem Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Produksi Pertanian. Majalah Ilmiah Warta Darmawangsa., DOI : https://doi.org/10.46576/wdw

Gede Sedana. (n.d.). Urban Farming sebagai Pertanian Alternatif dalam Mengatasi Masalah Ekonomi pada Masa dan Pasca Pandemi Covid 19,. Repository.Undwi.Ac.Id. Retrieved March 15, 2021, from http://repository.undwi.ac.id/public/files/penelitian/0001126409.

Hafid, J. O. S. (2001). Perlawanan Petani, Kasus Tanah Latin, Jenggawah. Bogor. Pustaka.

Hilalullaily, R., Kusnadi, N., & Rachmina, D. (2021). Analisis efisiensi usahatani padi di jawa dan luar jawa, kajian prospek peningkatan produksi padi nasional. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 9(2), 143–153. https://doi.org/10.29244/jai.2021.9.2.143-153

Iskandar Andi Nuhung. (2015). Faktor-Faktor Yang Memotivasi Petani Menjual Lahan Dan Dampaknya Di Daerah Suburban Studi Kasus Di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Jurnal Agro Ekonomi, 33 (1), 17–33. DOI: 10.21082/jae.v33n1.2015.17-33

Janti, G. I., Martono, E., & Subejo, S. (2016). Perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan Guna memperkokoh ketahanan pangan wilayah (Studi di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta). Jurnal Ketahanan Nasional, 22(1), 1–22. https://doi.org/10.22146/jkn.16666

Kardi, C., & Wiasta, I. W. (2013). Revitalisasi Awig-Awig Subak Dan Perilaku Agribisnis Upaya Pencegahan Alih Fungsi Lahan Sawah Di Pesisir Pantai Kabupaten Buleleng. Agrimeta, 4(08), 90228.

Karini, D. M. (2013). Dampak Alih Fungsi Lahan Persawahan Terhadap Produksi Beras Dalam Rangka Ketahanan Pangan (Studi Kasus di Kabupaten Tangerang). Jurnal Ketahanan Nasional, 19(1).

Komang Triana Ayunita, Ida Ayu Putu Widiati, I. N. S. (2021). Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. Jurnal Konstruksi Hukum, 2 (1), 160–164. DOI: https://doi.org/10.22225/jkh.2.1.2987.160-164

M. Hery Salugu. (2016). Pelatihan Hidroponik dan Praktek Pembuatan Instalasi Deep Film Technique (Dft) Di P3E Suma Makassar. P3SE Sulawesi Dan Maluku. http://p3esuma.menlhk.go.id/versi3/index.php/news/87-berita/203-pelatihan-hidroponik-dan-praktek-pembuatan-instalasi-deep-film-technique-dft-di-p3e-suma-makassar

Machdi, I. (2021). Statistik Indonesia 2021. Badaan Pusat Statistik Nasional Indonesia.

Manatar, M. P., Laoh, E. H., & Mandei, J. R. (2017). Pengaruh Status Penguasaan Lahan Terhadap Pendapatan Petani Padi di Desa Tumani Kecamatan Maesaan Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-SosioEkonomi Unsrat, 13 (1), 55–64. DOI: https://doi.org/10.35791/agrsosek.13.1.2017.14920

Moleong, L. J. (2007). Metode penelitian kualitatif. Bandung: remaja rosdakarya.

Muchtadi, T. R. (2018). Jenis dan Varietas Hortikultura. Repository. Ut. Ac. Id.

Muhammad Iqbal dan Sumaryanto. (2007). Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Pertanian Bertumpu Pada Partisipasi Masyarakat. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 5 (2), 167–182. DOI: 10.21082/akp.v5n2.2007.167-182

Noor Hafidah, Mulyani Zulaeha, L. A. (2017). Dampak Alih Fungsi Lahan Kabupaten, Pertanian Terhadap Perlindungan Hak Masyarakat Atas Pangan Studi Di Banjar. Badamai Law Journal, 2, 173–186. DOI: http://dx.doi.org/10.32801/damai.v2i1.4064

Nuhung, I. . (2015). Faktor-Faktor yang Memotivasi Petani Menjual Lahan dan Dampaknya di Daerah Suburban. Jurnal Agro Ekonomi, 33(1), 17–33. DOI: 10.21082/jae.v33n1.2015.17-33

Nurdin. (2018). Penguasaan Lahan Pola Bergilir dan Pertanian Berkelanjutan (Studi Kasus di Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Universitas Hasanuddin.

Nurma Kumala Dewi dan Irwan Rudiarto. (2013). Identifikasi Alih Fungsi Lahan Pertanian dan Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat Daerah Pinggiran di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 1/2, 175–178. DOI: https://doi.org/10.14710/jwl.1.2.175-188

Rahmi Achmad. (2020). Eksistensi Lahan Usahatani Padi di Kota Makassar. JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN, Vol. 16, N, 175–184. file:///C:/Users/Acer/AppData/Local/Temp/7274-Article Text-33547-1-10-20200805.pdf

Ramadhan, A. C. (2011). Pengaruh Alih Fungsi Lahan Pertanian Terhadap Kondisi Ekonomi di Desa Duren Kecamatan Bandungan. Skripsi. Universitas Diponogoro, Semarang.

Rauf, A. (2014). Pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap koefisien limpasan (run off) kota makassar berbasis sig. Tugas akhir. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Rohani Budi Prihatin. (2015). Alih Fungsi Lahan Di Perkotaan (Studi Kasus Di Kota Bandung Dan Yogyakarta). Jurnal Aspirasi, 6 No. 2, 105-108. DOI: https://doi.org/10.46807/aspirasi.v6i2.507

Roidah, I. S. (2014). Pemanfaatan lahan dengan menggunakan sistem hidroponik. Jurnal Bonorowo, 1(2), 43–49. https://doi.org/10.36563/bonorowo.v1i2.14

Rosmini Maru,Nasaruddin,Muhammad Ikhsan, B. M. L. (2015). Perubahan Penggunaan Lahan Kota MakassarTahun 1990-2010. Jurnal Sainsmat, IV/2, 113–125.

DOI: https://doi.org/10.35580/sainsmat4218622015

Rustiadi, E. (2001). Alih Fungsi Lahan dalam Perspektif Lingkungan Perdesaan. Lokakarya Penyusunan Kebijakan Dan Strategi Pengelolaan Lingkungan Kawasan Perdesaan, 10–11.

Sakmawati, Muhammad Syukur, B. (2019). Alih Fungsi Lahan Dan Dampaknya Pada Kehidupan Sosial Petani Di Kelurahan Tamangapa. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture.

Sampeliling, S., Sitorus, S. R. P., Nurisyah, S., & Pramudya, B. (2012). Kebijakan pengembangan pertanian kota berkelanjutan: studi kasus di DKI Jakarta. Analisis Kebijakan Pertanian, 10(3), 257–267. DOI: 10.21082/akp.v10n3.2012.257-267

Santoso, E. B., & Widya, R. R. (2014). Gerakan pertanian perkotaan dalam mendukung kemandirian masyarakat di kota Surabaya. Seminar Nasional Cities, 16(11), 1–11.

Sari, F. P., & Munajat, M. (2019). Analisis Luas Lahan Minimum untuk Memenuhi Kebutuhan Hidup Petani Padi Sawah di Kecamatan Jayapura Kabupaten OKU Timur. Rekayasa, 12(2), 157–162. doi: https://doi.org/10.21107/rekayasa.v12i2.5911

Sepfrian, B., Adhi, A. K., & Firdaus, M. (2022). Analisis Daya Saing pada Usahatani Padi Tadah Hujan dan Usahatani Padi Irigasi di Klaten. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 10(2), 222–234.doi: https://doi.org/10.29244/jai.2022.10.2.222-234

Shohibuddin, M., Utami, A. D., & Nurdinawati, D. (2021). Pemanfaatan Data Sensus Pertanian untuk Mendukung Program Land Reform: Kasus Kabupaten Blitar dan Luwu Utara. BHUMI: Jurnal Agraria Dan Pertanahan, 7(1), 126–148.doi: https://orcid.org/0000-0002-5427-1004

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sujaya, D. H., Hardiyanto, T., & Isyanto, A. Y. (2018). Faktor-Faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas usahatani mina padi di Kota Tasikmalaya. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 4(1), 25–39. DOI: 10.25157/ma.v4i1.834

Sumaryanto, Hermanto, Ariani, M., Suhartini, S. H., Yofa, R. D., & Azahari, D. H. (2015). Pengaruh Urbanisasi Terhadap Suksesi Sistem Pengelolaan Usahatani Dan Implikasinya Terhadap Keberlanjutan Swasembada Pangan.

Supriyadi, A. (2004). Kebijakan Alih Fungsi Lahan dan Proses Konversi Lahan Pertanian. IPB (Bogor Agricultural University).

Susilowati, S. H., & Maulana, M. (2016). Luas Lahan Usaha Tani dan Kesejateraan Petani: Eksistensi Petani Gurem dan Urgensi Kebijakan Reforma Agraria. Analisis Kebijakan Pertanian. https://doi.org/10.21082/akp.v10n1.2012.17-30

Trimerani, R., & Waluyati, L. R. (2022). Dampak Stratifikasi Terhadap Sistem Bagi Hasil Pada Masyarakat Petani. AGRIFITIA: Journal of Agribusiness Plantation, 2(1), 60–69. DOI: https://doi.org/10.55180/aft.v2i1.191

Junainah, W., Kanto, S., & Soenyono, S. (2016). Program Urban Farming Sebagai Model Penanggulangan Kemiskinan Masyarakat Perkotaan (Studi Kasus di Kelompok Tani Kelurahan Keputih Kecamatan Sukolilo Kota Surabaya). Wacana Journal of Social and Humanity Studies, 19(3). 148 - 153.

Wahyuni, S., Harahap, N., & Daulay, A. S. (2022). Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Dasar Sisa Sayuran Di Desa Pematang Johar Di Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten. Prosiding Seminar Nasional Hasil Pengabdian, 5(1), 261–267.

Published

2024-01-20

How to Cite

Mappa, N., Molla, S., & Rumallang, A. (2024). Analisis Penguasaan Lahan Petani Sawah Urban dan Keberlanjutan Pertanian Secara Ekologi. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(1), 1–13. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i1.433

Issue

Section

Articles