Lejong Culture in Empowering Horticultural Farmer Groups in Golo Worok Village Ruteng Sub-District Manggarai District

Authors

  • Inosensius Harmin Jandu
    Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng https://orcid.org/0009-0003-6712-9394
  • Fabianus Gangkur
    Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng
  • Wigbertus Gaut Utama
    Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng https://orcid.org/0009-0005-1595-1014
  • Polikarpus Payong
    Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng

Keywords:

farmer groups, Lejong, empowerment

Abstract

The research was conducted to find out whether Lejong culture can empower the Golo Worok village farmer group, especially in terms of increasing human resources, such as skills and knowledge of economic fiber. The problem in this research focuses on how Lejong culture influences the capabilities of farmer groups in Golo Worok Village, Ruteng District, and Manggarai Regency. This research aims to find out how the influence of the non-governmental organization Ayo Indonesia empowers the Golo Worok Village Farmer Group and how the Farmer Group feels the process and its impacts. The data used in the research are primary data and secondary data. To obtain primary data, observation and interview methods were used. Secondary data was obtained through several kinds of literature according to research needs. The research results show that Lejong culture significantly influences the empowerment of Golo Worok Village farmer groups and that socialization and discussion are approaches packaged in Lejong culture. It is recommended that all stakeholders collaborate to optimize Lejong as a strategy to empower farmers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmin, F. (2018). Budaya dan Pembangunan Ekonomi: Sebuah Kajian terhadap Artikel Chavoshbashi dan Kawan-Kawan. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 2(2), 190–212. https://doi.org/10.25139/jsk.v2i2.516

Aso, L., Syahrun, S., Alim, A., Putra, A., & Diysi, L. (2020). Peran Budaya Kalosara dalam Perencanaan Pembangunan Daerah di Kabupaten Konawe. ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial Dan Budaya, 9(1), 39–49. https://doi.org/10.33772/etnoreflika.v9i1.721

Budi Setyaningrum, N. D. (2018). Budaya Lokal Di Era Global. Ekspresi Seni, 20(2), 102. https://doi.org/10.26887/ekse.v20i2.392

Fadhilah, M. L., Eddy, B. T., & Gayatri, S. (2018). Pengaruh Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Penerapan Sistem Agribisnis Terhadap Produksi Pada Petani Padi Di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 39. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v2i1.1327

Fitriani, E., & Selinaswati, S. (2019). Pemanfaatan Potensi Budaya Lokal Dalam Pembangunan Ekowisata. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.24036/abdi/vol1-iss1/1

Gusti, I. M., Gayatri, S., & Prasetyo, A. S. (2022). The Affecting of Farmer Ages, Level of Education and Farm Experience of the farming knowledge about Kartu Tani beneficial and method of use in Parakan District, Temanggung Regency. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 19(2), 209–221. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v19i2.926

Jandu, I. H., Hudin, R., San, S., Budiman, N. D., Santu, L., & Gangkur, F. (2023). Peran penyuluh pertanian dalam peningkatan pendapatan usahatani tomat di Desa Compang Dalo. Jurnal Agrimansion, 24(3). Retrieved from https://www.agrimansion.unram.ac.id/index.php/Agri/article/view/1583

Jandu, I. H., & Utama, W. G. (2024). Dampak metode penyuluhan langsung dan tidak langsung terhadap peningkatan keterampilan kelompok tani hortikultura Kecamatan Ruteng. Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 10(1). http://dx.doi.org/10.25157/ma.v10i1.12621

Kusmana, E., & Garis, R. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pertanian Oleh Penyuluh Pertanian Lapangan ( PPL ) Wilayah Binaan Desa Buniseuri Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis. Jurnal Moderat, 5(4), 460–473.

Kusumadinata, A. A., Sumardjo, S., Sadono, D., & Burhanuddin, B. (2021). Pengaruh Sumber Informasi dan Dukungan Kelembagaan terhadap Kemandirian Petani di Provinsi Sumatera Selatan. Jurnal Penyuluhan, 17(1), 72–84. https://doi.org/10.25015/17202132213

Lumantow, M. E., Tampi, G. B., & Londa, V. Y. (2017). Pengaruh budaya Mapalus Terhadap Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Di Desa Tombasian Atas Kecamatan Kawangkoan Barat Kabupaten Minahasa. JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK, 3(046). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JAP/article/view/16291

Mutmainna, I., Hakim, L., & Saleh, D. (2016). Pemberdayaan kelompok tani di Kecamatan Marioriwawo Kabupaten Soppeng. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 2(3). Retrieved from https://journal.unismuh.ac.id/index.php/kolaborasi/article/view/883

Naputho Gambua, Z. (2023). Pemberdayaan Masyarakat melalui Urban Farming Solusi Permasalahan pada Kelompok Tani Pemuda Tangguh Kota Surakarta. Eastasouth Journal of Positive Community Services, 1(03), 175–189. https://doi.org/10.58812/ejpcs.v1i03.104

Ningrum, M., Karwati, L., & Novitasari, N. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kelompok Tani Dalam Meningkatkan Pendapatan Petani Padi (Studi Pada Kelompok Mekar Tani Di Kelurahan Babakan Kalangsari Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya). Learning Community : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 6(1), 9-16. doi:10.19184/jlc.v6i1.30832

Novianda Fawaz Khairunnisa, Saidah, Z., Hapsari, H., & Wulandari, E. (2021). Pengaruh Peran Penyuluh Pertanian terhadap Tingkat Produksi Usahatani Jagung. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 113–125. https://doi.org/10.25015/17202133656

Prabowo, Y. B., & Sudrajat, S. (2021). Kearifan Lokal Kasepuhan Ciptagelar: Pertanian Sebagai Simbol Budaya & Keselarasan Alam. Jurnal Adat Dan Budaya Indonesia, 3(1), 6–16. https://doi.org/10.23887/jabi.v3i1.31102

Raintung, A., Sambiran, S., & Sumampow, I. (2021). Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan kelompok tani di Desa Mobuya Kecamatan Passi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Governance, 1(2). Retrieved from https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/governance/article/view/35369

Risma, W. D. (2021). Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Kesejahteraan di Desa Handapherang Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis. E-Journal Inskripsi, 1(1), 597–606. http://repository.unigal.ac.id:8080/handle/123456789/880

Silvi, M. P., Wantah, E., & Manongko, A. (2023). Identifikasi Masalah dan Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Pemberdayaan Ekonomi Petani Tomat Desa Tolok Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa. SEIKO : Journal of Management & Business, 6(1), 765–769. https://www.journal.stieamkop.ac.id/index.php/seiko/article/view/4331

Suprapti, I., & Moninthofa, A. H. (2018). Pendampingan Kelompok Tani di Kabupaten Pamekasan untuk Pengembangan Entrepeneur Agribisnis Jagung Madura. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 4(2). https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v4i2.4931

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Dan Kualitatif. Alafabeta. Bandung.

Wardani, W., & Anwarudin, O. (2018). Peran Penyuluh Terhadap Penguatan Kelompok Tani Dan Regenerasi Petani Di Kabupaten Bogor Jawa Barat. Journal TABARO Agriculture Science, 2(1), 191. https://doi.org/10.35914/tabaro.v2i1.113

Widiastuti, S. N., Suryana, Y., & Prabowo, A. (2018). Evaluasi Perubahan Pengetahuan dan Keterampilan Petani dalam Pembuatan Kompos Jerami Padi di Kelompok Karya Bersama Pampangan Kab Ogan Komering Ilir. Jurnal Triton, 9(1), 51–58. https://jurnal.polbangtanmanokwari.ac.id/index.php/jt/article/view/66.

Published

2024-05-27

How to Cite

Jandu, I. H., Gangkur, F., Utama, W. G., & Payong, P. (2024). Lejong Culture in Empowering Horticultural Farmer Groups in Golo Worok Village Ruteng Sub-District Manggarai District. Jurnal Ilmiah Membangun Desa Dan Pertanian, 9(3), 243–249. https://doi.org/10.37149/jimdp.v9i3.869

Issue

Section

Articles